About Me
Sabtu, 09 Januari 2010
sahabat....
EkonOmiYG SlaLu BtH MAteri...
Pkn Yag DtunTut UU...
Tapi... SaHabat TU..
Sejarah Yg Dknang SpAnjNg MAsa..
Jumat, 04 Desember 2009
Arloji Tukang Kayu
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.
Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.
"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu.
"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu.
Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan. "Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin." (Pengkhotbah 4:6).
Rabu, 02 Desember 2009
Leukemia, kanker tersering pada anak. Bagaimana gejala & menghindari?
Penyakit kanker pada anak umumnya jarang dibandingkan angka kejadian kanker pada orang dewasa. Pada anak angka kejadian kanker 2-4 %, sangat kecil dibandingkan angka kejadian penyakit lainnya seperti infeksi dan allergi yang ditulis pada awal artikel ini.
Namun, dari data statistik menunjukkan kejadian penyakit kanker pada anak saat ini memperlihatkan kecenderungan meningkat, dibandingkan dua dasa warsa yang lalu. Kenapa?
Adalah kemajuan perkembangan industri yang paling berperan disertai perubahan gaya hidup masyarakat kita. Hampir semua makanan saat ini menggunakan MSG, monosodium glutamat, perasa yang berbahan kimia.
Pewarna tekstil (rhodamin) digunakan mewarnai jelly dan minuman agar menarik minat anak-anak untuk dikonsumsi. Sayuran dan buah-buahan sudah tidak semurni dulu lagi sudah tercemar bahan kimia, akibat pemupukan dan insektisida, sebelum sampai ketangan konsumen. Â
Contoh jelas dan nyata bagaimana bahan kimia mengakibatkan kanker dapat dilihat dari tikus sekarang dibandingkan tikus saat saya masih anak. Puluhan tahun yang lalu, tikus di sawah dan selokan yang saya lihat ukurannya kecil, badan ditutupi bulu-bulu halus.
Pada saat ini tikus sawah maupun rumah dan selokan ukurannya jumbo, sangat besar dengan badan yang ditumbuhi bulu kasar dan tajam, seperti landak. Zaman dulu tikus takut sama kucing, tapi sekarang ini kucing yang takut kepada tikus, saking besar dan seramnya tikus masa kini..
Perubahan bentuk dan ukuran serta textur jaringan tikus zaman dulu ke tikus zaman sekarang disebabkan oleh mutasi genetik, yaitu adanya perubahan dalam susunan dan panjangnya khromosom yang disebabkan oleh paparan bahan kimia yang terdapat di dalam pupuk dan insektisida yang banyak digunakan pada saat ini. Tikus saat ini boleh disebut sebagai ‘tikus mutant’.
Paparan bahan kimia selain melalui makanan dan minuman, juga melalui pernafasan : bensin, timah hitam (Pb), carbon tetrachloride(CCl4), asbes, dll.
Bayangkan tubuh anak sudah diserang dari berbagai penjuru oleh bahan kimia yang sangat berbahaya bagi  kesehatan dan menimbulkan berbagai kanker, diantaranya leukemia adalah penyakit kanker tersering pada anak usia 0-9 tahun.
Khusus paparan bensin pada anak atau saat janin dalam kandungan-bila si ibu bekerja berdekatan dan bersinggungan dengan bensin sebagai penjual bensin eceran-atau anak yang membantu orang tua berjualan bensin. Pada kasus semacam ini, kemungkinan anak menderita leukemia sangatlah besar, seperti disebutkan didalam buku.
Mengetahui bensin sebagai salah satu penyebab leukemia, adalah kurang bijak kalau anak masih juga disuruh membantu berjualan bensin. Sebaiknya anak membantu orang tua dengan pekerjaan lainnya yang tidak berdampak terhadap kesehatan anak…
Penderita leukemia umumnya pertama-tama akan merasakan badan yang panas/ hangat lebih dari 3 minggu berturut-turut tanpa sebab yang jelas. Artinya anak tidak flu, diare atau terkena penyakit infeksi lain. Muka pucat, badan lemah, anak tidak aktif.
Bila diperiksa lebih jauh, perut tampak membuncit, akibat pembesaran hati dan limpa. Anak jadi cengeng dan rewel, susah makan-minum dan susah tidur…
Setelah diperiksa darahnya, biasanya akan tampak penurunan pada kadar hemoglobin dan trombosit (bisitopenia) dengan sel darah putih yang sangat meningkat. Pembekuan darahpun terganggu, terlihat dari sering mimisan, bab berdarah, lebam-lebam dikulit, dst…
Begitulah secara umum tanda-tanda yang dapat dilihat pada penderita leukemia. Jadi peran ibu dan ayah serta keluarga lainnya sangat besar dalam mencermati gejala sekecil apapun yang menimpa putra-putrinya dan mewaspadai gejala yang tersebut diatas…
Dengan mengenali gejala leukemia, biasanya penderita dapat tertolong, karena stadium penyakit yang masih awal… Jadi cepat periksakan anak bila terdapat gejala diatas, jangan berlama-lama. Karena pengobatan akan berpacu dengan perkembangan sel-sel kanker, semakin cepat diobati maka kemungkinan sembuh akan  semakin besar.
Pengobatan leukemia biasanya dengan khemoterapi, obat keras yang membunuh sel kanker. Dampak khemoterapi terhadap keadaan umum sangat tergantung dari kondisi awal penderita. Bila datang dengan gizi bagus dan stadium awal, penderita akan dapat mentolerir khemoterapi yaitu efek samping obat yang minimal atau sedikit.
Apabila dengan khemoterapi tidak berhasil, maka jalan terakhir adalah transplantasi atau cangkok sumsum tulang. Hanya sedikit pusat kesehatan yang dapat melakukan hal ini di Indonesia. Di Belanda yang saya tahu pusatnya hanya di kota Leiden. Pada saat itu belum ada di Amsterdam maupun Rotterdam tahun 1992, saat saya belajar di negeri kincir angin tersebut.
DBD
Ciri-ciri Penyakit Demam Berdarah

Ciri-ciri Penyakit Demam Berdarah. Demam berdarah, begitu nama dari penyakit yang disebabkan oleh binatang kecil yang bisa terbang ini, yaitu Nyamuk aedes aegipty. jangan remehkan penyakit ini lho, karena penyakit ini adalah salah satu pembunuh terbesar di Negara kita. Sebenarnya menanggulangi penyakit ini cukup mudah, tapi kesadaran masyarakat akan bahayanya Demam berdarah atau DBD ini masihsangat minim atau kurang. Saya akan membahas tentang ciri-ciri dari penyakit Demam berdarah atau DBD ini.
Ciri-ciri Penyakit Demam Berdarah
1.
2. Badan demam atau panas, tapi hanya ketika waktu tertentu, semisal hanya ketika malam atau hanya ketika pagi.
3. Panas berangsur turun, jangan langsung menganggap bahwa anda sudah sembuh. Justru ketika panas turun adalah saat yang paling berbahaya, dan ketika panas naik atau lebih tinggi, itu adalah tahap penyembuhan.
4. Trombosit dalam darah menurun drastis.
5. Bagian perut, khususnya ulu hati terasa perih atau sakit apabila ditekan.
6. Badan terasa pegal dan ngilu.
7. Keluar darah dari hidung (mimisan) serta dari gusi.
Nah apabila anda terjangkit salah satu ciri-ciri di atas, segera periksakan diri anda ke dokter secepatnya.
Jumat, 27 November 2009
Cacar Air?…. Bahaya nggak ?
Penyakit ini punya gejala yang khas, muncul biasanya di tubuh bagian tengah dulu, kemudian ke kepala dan tangan serta kaki. Keluhannya mula-mula timbul gatal dan muncul gelembung kecil-kecil seperti jerawat yang disebut vesikel. Bila tidak sampai pecah, kelainan kulit ini dapat sembuh sempurna tanpa bekas.
Masa penyerangan virus ini adalah 10 – 21 hari (2 – 3 minggu), dan menyebar melalui jalur udara, melalui mekanisme droplet (butiran mikroskopik) yang berasal dari saluran napas seseorang yang terinfeksi penyakit ini kepada orang lain. Penyakit ini juga dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan dalam gelembung di kulit penderitanya. Seseorang yang pernah mengalami cacar air biasanya memiliki kekebalan seumur hidup terhadap cacar air…. tapi sialnya penyakit ini bisa kambuh kembali dalam bentuk penyakit lain. Seperti nama virusnya, varicella-zooster virus, seseorang dapat terjangkit kembali di kemudian hari bukan dalam bentuk cacar air (varicella), melainkan dalam bentuk herpes.
Penyakit ini jarang berakibat fatal, dan sering lebih berat gejalanya pada orang dewasa dibandingkan pada anak-anak. Wanita hamil dan orang-orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuhnya memiliki resiko komplikasi serius yang lebih besar.
Seseorang dapat tertulari penyakit ini melalui kontak langsung dengan udara yang mengandung droplet virus dari bersin atau batuk seseorang yang terkena. Bersentuhan dengan cairan dalam vesikel kulit penderita juga bisa tertular. Seorang yang menderita cacar terutama sangat menular sejak hari pertama hingga hari ke lima sebelum munculnya bisul kecil-kecil berisi cairan di kulit.
Kelainan kulit pada penyakit ini dimulai dengan benjolan kemerahan kecil-kecil berdiameter 2 – 4 mm yang tepinya tidak rata. Dari puncak benjolan itu kemudian muncul lapisan tipis berisi cairan seperti tetesan embun. Meski tampaknya indah (seperti tetesan embun
), tapi tentu penderitanya tidak nyaman dengan penyakit ini. Tampilan seperti ini (benjolan kemerahan + dinding tipis berisi cairan + tepinya tidak rata) adalah ciri khas cacar air. Kira-kira dalam 8 – 12 jam kemudian cairan jernih dalam benjolan tadi akan berangsur-angsur menjadi keruh, kemudian dinding tipisnya akan kempis, meninggalkan bekas luka. Penting diingat bahwa cairan jernih di dalam gelembung ini berisi virus yang sangat menular, namun setelah kempis (dengan sendirinya) tidak lagi dianggap menular. Nah, pertanyaannya adalah berapa lama siklus gelembung ini akan berakhir ? Biasanya terjadi dalam 7 hari, dan terkadang meninggalkan bekas mirip kawah gunung berapi (tanpa api tentunya
) Sayangnya, gelembung-gelembung baru akan terus-menerus muncul setiap hari hingga rata, jadi seorang penderita cacar air akan mengalami suatu waktu dimana pada kulitnya ada gelembung yang baru timbul dan ada juga gelembung yang baru kempis. Seorang anak yang menderita cacar air sebaiknya tidak sekolah hingga seluruh kelainan kulitnya kempis. Untuk terjadinya penularan, seseorang tidak harus melakukan kontak fisik dengan penderita. Seseorang yang terjangkit dapat menulari orang lain sebelum mereka mengetahui bahwa dirinya sakit (misalnya sebelum kelainan kulitnya keluar).
Kamis, 26 November 2009
cinta N persahabatan
cinta B'tanya "bwt apa ada SahabatKalo Dgn Cinta CukuP ?
Persahabatan menjawab "saat Seseorang T'luka Dstulah Sahabat ada..!"
Minggu, 15 November 2009
_cinta_
_BErani TErbang Meskipun Tau Akan Jatuh_
_Dan_
_Berani Mencintai Meskipun Tau Akan Menyakitkan_
